INFOTREN.ID - Presiden Amerika Serikat telah mengumumkan kenaikan tarif paling sedikitnya 10 persen ke banyak negara di seluruh dunia, salah satunya di kawasan Asia Tenggara pada Rabu (02/04/2025).

Diketahui, Gedung Putih mengunggah dalam akun Instagramnya bahwa ada sekitar 60 negara yang bakal dikenai tarif timbal balik separuh dari beberapa negara tersebut berlakukan terhadap Amerika Serikat.

‎Indonesia yang menjadi salah satu negara yang kena imbas akibat perang dagang AS tersebut membuat nilai tukar rupiah terus melemah terhadap AS pada Kamis (03/04/2025).

‎Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan di Jakarta kemarin melemah sebesar 0,20 persen menjadi Rp16.746 per dolar AS dari yang sebelumnya di angka Rp16.713 per dolar AS.

‎Dalam daftar kenaikan tarif AS yang diumumkan oleh Donald Trump, Indonesia berada di posisi ke-8 negara yang terkena dampak paling besar dengan kenaikan tarif sebesar 32 persen.

iklan sidebar-1

‎ Kenaikan tarif ini bisa membuat produk Indonesia menjadi lebih mahal di pasar AS, sehingga menurunkan daya saing terhadap produk dari negara lain.

‎Selain Indonesia, berikut adalah daftar negara di kawasan Asia Tenggara yang kena kenaikan Tarif AS.

‎1. Kamboja

‎Dalam daftar tarif baru yang diberlakukan oleh Trump di gedung putih, Kamboja kena kenaikan tarif AS sebesar 48 persen.