Infotren.id - Mantan personel boyband CJR, Aldy Maldini, tengah menjadi sorotan publik setelah namanya terseret dalam kasus dugaan penipuan yang melibatkan puluhan fans. Kasus ini bermula dari unggahan Aldi di media sosial, di mana ia menawarkan kesempatan makan malam eksklusif bersama dirinya bagi para penggemar.

Dengan membayar sejumlah uang, sekitar Rp500 ribu, fans dijanjikan pengalaman pribadi yang tak terlupakan. Sayangnya dinner tersebut hingga kini belum terlaksana. Hingga banyak yang menyebut jika Aldy Maldini melakukan modus penipuan.

Kasus ini juga membuka luka lama. dr. Richard Lee turut mengungkap bahwa pada 2019, ia pernah mentransfer Rp10 juta kepada Aldi untuk promosi klinik kecantikan, namun promosi itu tak pernah dilakukan. Richard mengaku sengaja membongkar hal tersebut kini agar tak ada korban baru yang dirugikan.

Saat itu, Richard Lee mengaku mentransfer uang sebesar Rp10 juta ke rekening Aldy Maldini. Tujuannya adalah untuk mempromosikan klinik kecantikannya melalui media sosial Aldi. Kesepakatan dilakukan secara langsung antara keduanya, tanpa perantara agensi maupun kontrak resmi. Richard mengaku percaya begitu saja karena saat itu Aldi adalah figur publik yang tengah naik daun.

Namun, janji tinggal janji. Setelah uang ditransfer, Aldy tidak pernah mengunggah konten promosi yang dijanjikan. Upaya komunikasi dilakukan berulang kali oleh tim Richard, tapi tak ada tanggapan jelas. 

iklan sidebar-1

“Saya tunggu 1-2 bulan, saya masih diam. Tapi ternyata sampai sekarang belum juga dilakukan,” ujar Richard dalam klarifikasinya.

Lebih mengejutkan lagi, Richard mengaku sempat memendam kasus ini bertahun-tahun. Ia memilih diam, berharap Aldy akan berubah atau memperbaiki sikapnya. Namun, setelah melihat banyak korban lain bermunculan akibat kasus dinner palsu yang juga melibatkan Aldi baru-baru ini, Richard merasa tak bisa tinggal diam.

“Kalau saya diem, nanti ada lagi korban-korban berikutnya. Maka saya harus speak up. Biar masyarakat tahu siapa Aldy sebenarnya,” tegas Richard. 

Ia menambahkan bahwa unggahan ini bukan demi popularitas, melainkan bentuk kepedulian terhadap sesama agar tidak tertipu oleh figur publik yang memanfaatkan ketenaran untuk keuntungan pribadi.