INFOTREN.ID - Melodi kebanggaan menggema dari Surabaya hingga Hongkong dan Sydney! Dua mahasiswa Unesa ukir sejarah, ukir kisah inspiratif kala mereka menjuarai kompetisi musik global.

Di jantung kota Surabaya, tersemat sebuah kampus yang tak henti menelurkan talenta-talenta luar biasa.

Kampus tersebut adalah Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang memulai kisah inspiratif ini bermula dari lorong-lorong Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), tempat mimpi-mimpi bermusik ditenun, diasah, dan pada akhirnya, diwujudkan dalam gemilang prestasi.

Ada sebuah gairah yang membara, sebuah bisikan nada yang tak sabar ingin diperdengarkan kepada dunia.

Dilansir dari laman resmi Unesa, kedua mahasiswa yang dimaksud ialah Umar Raizan dari Prodi S-1 Musik (2024) berhasil menyabet juara 1 kategori Saxophone dan Ibnu Syahruroji Friqriannur dari Prodi S-2 Pendidikan Seni Budaya (2024) yang menjuarai kategori Trumpet.

iklan sidebar-1

Mereka adalah para ksatria seni, dengan instrumen di tangan, siap menaklukkan panggung-panggung termegah.


Alunan Perjuangan: Dari Latihan Sunyi Menuju Sorotan Dunia

Bukanlah sebuah kebetulan ketika nama Unesa kembali berkumandang di kancah internasional.

Ini adalah buah dari dedikasi, keringat, dan pengorbanan yang tak terhitung.
Dua mahasiswanya, dengan bakat yang memukau dan semangat pantang menyerah, telah membuktikan bahwa batas hanyalah ilusi.