INFOTREN.ID - Persaingan motor di kelas entry-level makin menarik dengan kehadiran Honda CUV e, motor listrik yang dibanderol selisih sekitar Rp300 ribuan dari Honda Beat. Perbandingan ini memicu banyak konsumen bingung memilih antara irit BBM atau bebas emisi.
Honda Beat tetap jadi primadona dengan harga terjangkau, mesin tangguh, dan jaringan bengkel yang luas. Motor ini cocok untuk mobilitas harian dengan efisiensi bahan bakar yang sudah terbukti.
Di sisi lain, Honda CUV e hadir sebagai alternatif ramah lingkungan dengan desain modern dan biaya operasional yang lebih hemat dalam jangka panjang. Motor listrik ini tidak membutuhkan bensin dan minim perawatan rutin.
Dengan selisih harga sekitar Rp300 ribu, Honda CUV e menawarkan teknologi terbaru dan dukungan untuk transisi energi bersih. Namun, ketersediaan infrastruktur pengisian daya masih menjadi tantangan di beberapa wilayah.
Bagi pengguna yang sudah terbiasa dengan motor konvensional dan membutuhkan jangkauan lebih jauh, Beat tetap jadi pilihan logis. Namun jika tinggal di kota dengan fasilitas charging memadai, CUV e bisa menjadi opsi masa depan.
Keduanya memiliki keunggulan masing-masing tergantung kebutuhan dan gaya hidup pengguna. Honda tampaknya ingin memberikan pilihan luas tanpa membuat konsumen merogoh kocek lebih dalam.
Dengan tren kendaraan listrik yang terus berkembang, tak menutup kemungkinan harga dan fasilitas pendukung akan makin bersaing. Konsumen tinggal menyesuaikan dengan kebutuhan mobilitas mereka masing-masing.


