Infotren.id - Pengusaha tambang asal Kalimantan Selatan, Haji Isam, kembali menarik perhatian usai mengakuisisi anak usaha PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), pemilik waralaba KFC Indonesia. Langkah ini menandai ekspansi besar-besaran Haji Isam ke industri peternakan ayam nasional.

Motivasi utama Haji Isam disebut berasal dari keinginannya memperkuat rantai pasok ayam dari hulu ke hilir. Ia menilai penguasaan lini produksi dari pembibitan hingga distribusi ayam ke restoran cepat saji akan menciptakan efisiensi yang tinggi.

Anak usaha yang diambil alih oleh grup Haji Isam bergerak di sektor pembibitan dan pembesaran ayam yang selama ini memasok KFC. Dengan akuisisi ini, Haji Isam berambisi mendukung ketahanan pangan nasional lewat kemandirian pasokan daging ayam.

Strategi tersebut juga sejalan dengan visi jangka panjangnya dalam mengembangkan sektor agribisnis di luar sektor tambang. Ia percaya bahwa sektor pangan adalah industri masa depan yang tahan terhadap gejolak ekonomi global.

Dari sisi bisnis, langkah ini dinilai menguntungkan karena permintaan ayam broiler di Indonesia terus meningkat, terutama dari jaringan restoran cepat saji. Haji Isam ingin memastikan pasokan daging ayam ke pasar tetap stabil dan berkualitas tinggi.

iklan sidebar-1

Selain untuk tujuan komersial, Haji Isam juga ingin menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal melalui peternakan modern. Ia pun menggandeng tenaga ahli dan mitra strategis agar usahanya berbasis teknologi dan ramah lingkungan.

Dengan masuknya Haji Isam ke lini bisnis ayam, peta persaingan di industri peternakan nasional diprediksi akan berubah. Pengamat menilai, kehadiran pemain besar seperti dirinya akan mendorong efisiensi dan modernisasi sektor ini.