INFOTREN.ID - Wacana pemberian gelar pahlawan kepada mantan Presiden Soeharto kembali mencuat dan langsung memicu reaksi keras dari berbagai kalangan, terutama dari tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama (NU).
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), yang juga menjabat sebagai Sekjen PBNU, dianggap menjadi "biang kerok" kontroversi ini.
Islah Bahrawi: Ultimatum untuk PBNU
Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI), Islah Bahrawi, secara terbuka menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap Gus Ipul.
dilansir dari Warta Kota Live yang diakses pada (31/10), Melalui akun X (dulunya Twitter) pribadinya, Islah memberikan ultimatum kepada PBNU.
"Saya pemegang kartu anggota @nahdlatululama, dengan ini menyatakan: apabila Sekjen PBNU yang merangkap Menteri Sosial itu setuju Soeharto dijadikan pahlawan nasional, saya minta agar dia dipecat dari PBNU sesegera mungkin," tulis Islah Bahrawi.
SKANDAL K3 MENGGURITA: Pengacara Noel Beberkan Bukti Transfer Duit Haram ke 'Ibu Menteri'!
Bahkan, Islah mengancam akan membuang kartu tanda anggota NU miliknya ke laut jika PBNU tidak segera mengambil tindakan tegas. "Jika tidak, saya akan membuang Kartu NU saya ke laut," ungkapnya.

Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI) Islah Bahrawi meminta agar Sekjen PBNU Saifullah Yusuf diberhentikan dari Sekjen PBNU. (Foto: Wartakotalive.com/ Miftahul Munir)


