INFOTREN.ID - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, menggagas sebuah inisiatif kebijakan revolusioner yang diberi nama "Jam Belajar di Rumah Bersama Orang Tua".
Kebijakan ini bukan sekadar program pendidikan, melainkan sebuah gerakan untuk membangun budaya belajar dan kebersamaan di rumah, yang bertujuan membentuk generasi NTT yang tangguh dan cerdas.
Inspirasi dari Pulau Sumba
Ide brilian ini muncul dari hasil pertemuan inspiratif Gubernur Melki dengan para kepala sekolah, pengawas, dan ketua OSIS se-Pulau Sumba beberapa waktu lalu dilansir dari Instagram/@adpimntt yang diakses pada Selasa, 14 Oktober 2025.
Pertemuan tersebut memicu semangat untuk menciptakan sebuah model pembelajaran karakter yang dimulai dari ruang keluarga.
Jadwal dan Tujuan "Jam Belajar Keluarga"
SKANDAL K3 MENGGURITA: Pengacara Noel Beberkan Bukti Transfer Duit Haram ke 'Ibu Menteri'!
"Adapun jam belajar diusulkan berlangsung setiap Senin-Jumat pukul 17.30-19.00, serta Minggu pada jam yang sama, sementara Sabtu menjadi waktu bebas keluarga," ungkap Gubernur Melki.
Tujuan utama dari kebijakan ini adalah meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa, serta membangun kedekatan keluarga dengan Tuhan melalui doa dan kebersamaan di rumah.


