INFOTREN.ID - Gerakan Nurani Bangka (GNB) menunjukkan kepeduliannya terhadap independensi Kepolisian Republik Indonesia (Polri). 

GNB menyerukan agar Polri diamankan dari berbagai intervensi yang berpotensi merusak citra dan kinerjanya.

Intervensi dari pihak politik dan bisnis menjadi sorotan utama dalam upaya menjaga netralitas Polri.

Alarm Bahaya Intervensi

Intervensi politik dan bisnis dalam tubuh Polri bukan isapan jempol belaka. Tekanan dari pihak-pihak berkepentingan dapat memengaruhi proses penegakan hukum dan menimbulkan ketidakadilan. GNB melihat hal ini sebagai ancaman serius terhadap supremasi hukum di Indonesia.

iklan sidebar-1

Jimly Bocorkan Masukan GNB

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Jimly Asshiddiqie, yang kini menjabat sebagai Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri membocorkan masukan dari GNB terkait perlindungan Polri dari intervensi. 

"Masukan dari GNB itu, bagaimana caranya supaya polisi ini betul-betul aman dari intervensi," ujar Jimly. 

Ketua Tim Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimmly Asshiddique usai pertemuan dengan Gerakan Nurani Bangsa di PTIK, Jakarta, Kamis (13112025) (Dok. Investor)