INFOTREN.ID - Kasus pemerasan sertifikat K3 di Kemenaker semakin panas! Setelah menyeret sejumlah nama pejabat, kini muncul dugaan keterlibatan sebuah partai politik berinisial 'K'. Siapa sebenarnya partai K ini? Apa peran mereka dalam skandal yang merugikan banyak pihak ini? Simak selengkapnya!
Bom Waktu dari Pengadilan Tipikor
Senin, 26 Januari 2026, menjadi hari yang mengejutkan bagi dunia politik tanah air. Di Pengadilan Tipikor Jakarta, mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel membuat pernyataan yang menggegerkan.
"Tadi kan sudah ada K-nya kan, enggak mau saya, enggak mau bilang ada parlemen atau enggak," kata Noel, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (26/1/2026) dilansir dari Kompas.com.
Pernyataan ini jelas mengindikasikan adanya keterlibatan sebuah partai politik dengan inisial 'K' dalam kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikat K3 di Kemenaker.
Inisial 'K' yang Misterius
SKANDAL K3 MENGGURITA: Pengacara Noel Beberkan Bukti Transfer Duit Haram ke 'Ibu Menteri'!
Meski sudah memberikan petunjuk tentang inisial partai yang terlibat, Noel enggan memberikan informasi lebih detail. Saat ditanya lebih lanjut terkait partai ini, termasuk warna yang menjadi ciri khas partai itu, Noel memilih untuk bungkam.
"Partainya ada K-nya, Nah. Cukup itu saja dulu," lanjut dia.
Sikap Noel ini tentu menimbulkan spekulasi dan pertanyaan besar di kalangan masyarakat. Partai mana yang dimaksud dengan inisial 'K'? Apa motif mereka terlibat dalam kasus pemerasan ini?


