INFOTREN.ID - Bayangkan, Anda adalah seorang kepala sekolah yang berdedikasi, penuh semangat ingin memberikan yang terbaik untuk murid-murid Anda. Tapi, apa jadinya jika harapan itu pupus karena makanan yang seharusnya bergizi, justru datang dalam kondisi mengenaskan? Inilah yang terjadi di Lampung Utara, dan kisahnya lebih dramatis dari sinetron!

Amukan Kepsek: Menu MBG Basi Jadi Pemicu

Sebuah video viral menunjukkan seorang kepala sekolah di Lampung Utara mengamuk karena menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diberikan kepada murid-muridnya dinilai basi dan busuk. Video tersebut memperlihatkan paket MBG berisi tempe, sayur, dan buah yang kondisinya tidak layak makan.

SPPG Sindang Sari: Operasional Dihentikan Sementara!

Kejadian ini berbuntut panjang. Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sindang Sari, Kabupaten Lampung Utara, dihentikan sementara. Hal ini dikonfirmasi oleh Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Nasional (KPPGN) Bandar Lampung, Fitra Alfarisi.

iklan sidebar-1

"Iya, benar, kita setop sementara setelah investigasi langsung ke lokasi," kata Fitra dilansir dari Kompas.com (17/1).

Penyetopan ini tertuang dalam Surat Pemberitahuan Badan Gizi Nasional (BGN) bernomor 48/D.TWS/01/2026 yang ditandatangani Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Direktur Wilayah I, Harjito, tertanggal 13 Januari 2026.

Temuan Mengejutkan di Dapur SPPG!

Investigasi lebih lanjut mengungkap fakta-fakta mencengangkan. "Setelah kita ke sana, ternyata ada beberapa spesifikasi dapur yang belum sesuai juknis," ujar Fitra. Salah satu temuan adalah belum tersedianya water heater yang dibutuhkan untuk mencuci ompreng makanan. Padahal, "Penggunaan air panas ini diwajibkan dalam standar kebersihan dapur MBG," tegasnya.