INFOTREN.ID Bencana banjir bandang di Sumatra telah memicu kerusakan infrastruktur yang signifikan, termasuk jembatan. 

Akibatnya, mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat terganggu. Pemerintah melalui TNI berupaya mempercepat pembangunan kembali jembatan-jembatan yang rusak. Namun, di balik upaya tersebut, tersimpan ironi yang mencengangkan.

Curhat KSAD: Impor dan Utang Jadi Solusi?

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Maruli Simanjuntak mengungkapkan fakta pahit terkait pembangunan jembatan di wilayah terdampak bencana. 

Dalam rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana, Selasa (30/12/2025), Maruli menceritakan bahwa pengadaan jembatan harus melalui skema utang.

iklan sidebar-1

"Itu pun ya saya nanti bisik-bisik Bapak saja Pak, itu masih utang Pak. Jadi tidak ada masalah sebetulnya bisa masih bisa berlanjut dan saya meyakini ini," ujarnya dilansir dari Bloomberg Technoz.

Tak hanya itu, Maruli juga menyebutkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah merencanakan pembelian jembatan bailey dari negara lain karena tidak ada negara yang memiliki stok tersedia.

Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia masih bergantung pada impor untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur vital.

Keterangan Pers KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Istana Negara, (Tangkapan Layar Youtube Setpres via Bloomberg Tehcnoz)