INFOTREN.ID - Siapa sangka, proyek kilang yang diharapkan jadi solusi malah berujung skandal?

Aroma busuk menyeruak dari balik proyek mangkrak Kilang Balikpapan. Benarkah ada permainan kotor antara Pertamina dan mafia migas?

Polemik ini bermula dari pernyataan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa beberapa waktu lalu yang menyinggung kinerja Pertamina.

Purbaya menilai, Pertamina terkesan "malas-malasan" dalam mengembangkan kilang minyak. Sontak, pernyataan ini memicu reaksi keras dari berbagai pihak.

DPR Geram: Janji Tinggal Janji!

iklan sidebar-1

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDIP, Mufti Anam, menjadi salah satu yang vokal menyuarakan kekecewaannya. 

Dalam sidang Komisi V DPR RI, Mufti tanpa tedeng aling-aling menyemprot langsung Dirut Pertamina, Simon Aloysius Mantiri.

Mufti menyoroti proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Kilang Balikpapan yang tak kunjung rampung. Padahal, Pertamina sudah berjanji proyek strategis nasional ini akan diresmikan pada 10 November 2025 silam.

"Bapak menjanjikan bahwa 10 November RDMP Balikpan akan dibuka," tegas Mufti.