Infotren.id - Kabar menggembirakan datang dari industri perfilman Tanah Air, di mana film animasi "JUMBO" resmi mencatatkan sejarah baru. Film yang menyentuh hati ini berhasil meraih lebih dari 10 juta penonton, menjadikannya film Indonesia terlaris sepanjang masa, sebuah pencapaian yang diumumkan melalui akun Instagram resmi JUMBO pada Jumat (30/5/2025).
"Satu kisah sederhana yang dirayakan oleh lebih dari 10.000.000 hati," tulis akun @filmjumbo, mengungkapkan rasa syukur atas dukungan luar biasa dari penonton.
Mereka juga menyampaikan terima kasih, "Terima kasih karena sudah ikut tumbuh, menangis, tertawa dan menjadi bagian dari JUMBO." Hingga kini, JUMBO masih terus tayang di berbagai jaringan bioskop di seluruh Indonesia.
Tak hanya berjaya di kancah nasional, JUMBO juga mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat Asia Tenggara. Menurut siaran pers yang diterima redaksi, pada Jumat (30/5/2025), film ini menjadi animasi terlaris di kawasan tersebut, bahkan mampu mengungguli sejumlah film animasi Hollywood yang tayang selama periode libur panjang.
CEO Visinema Studios, Herry B. Salim, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh penonton Indonesia. "Capaian JUMBO tak bisa diraih dan tak bisa berjalan hingga sejauh ini tanpa dukungan nyata oleh penonton dan keluarga Indonesia," katanya.
Penulis sekaligus sutradara JUMBO, Ryan Adriandhy, menyebut pencapaian ini sebagai berkah dan hasil kerja keras banyak pihak. "Ini adalah berkat doa, kerja keras, dan keyakinan bukan hanya dari kreator, namun juga para penonton dan keluarga Indonesia yang ikut memiliki JUMBO," ujarnya. Ryan berharap JUMBO akan terus hidup di hati para penonton untuk waktu yang lama.
Setelah sukses besar di pasar domestik, JUMBO siap melebarkan sayap ke kancah internasional mulai Juni 2025. Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam menjadi negara-negara pertama tujuan distribusinya. Selain itu, film ini juga dijadwalkan tayang di beberapa negara Asia Tengah dan Eropa, termasuk Rusia dan negara-negara Baltik.
Pencapaian JUMBO ini menjadi tonggak penting bagi perkembangan film animasi di Indonesia, yang membuktikan bahwa karya anak bangsa mampu bersaing dan dicintai oleh penonton dalam negeri. Keberhasilan ini diharapkan dapat memicu semangat para sineas animasi Indonesia untuk terus berkarya dan menghadirkan tontonan berkualitas bagi seluruh keluarga.


