Infotren.id - Gunung Lewotobi Laki-Laki yang berada di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik hebat pada Selasa sore, 17 Juni 2025. Letusan besar terjadi sekitar pukul 17.35 WITA, memuntahkan awan debu tebal setinggi sekitar 10 kilometer ke langit.
Gemuruh letusannya bahkan terdengar hingga Kota Maumere, yang berjarak lebih dari 80 kilometer. Berikut fakta-fakta menarik dan penting seputar Gunung Lewotobi yang patut diketahui:
1. Terdiri dari Dua Gunung Kembar
Gunung Lewotobi sebenarnya bukan satu gunung, melainkan sepasang gunung berapi kembar, yaitu Lewotobi Laki-laki dan Lewotobi Perempuan. Keduanya sama-sama aktif dan memiliki karakteristik yang dipercaya berbeda oleh masyarakat lokal. Nama “Lewotobi” berasal dari bahasa lokal yang berarti “Kampung Tobi”.
2. Kekuatan Spiritual dan Kepercayaan Masyarakat
Bagi masyarakat Flores Timur, Gunung Lewotobi bukan sekadar fenomena alam, tetapi juga simbol spiritual. Gunung ini dianggap suci dan dipercaya menyimpan kekuatan gaib. Banyak cerita rakyat dan tradisi sakral yang terkait erat dengan keberadaan gunung ini, terutama dalam konteks budaya adat setempat.
3. Letusan Terbaru Termasuk Langka
Letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki pada Juni 2025 terjadi hanya dalam waktu kurang dari dua tahun setelah erupsi sebelumnya pada tahun 2023. Jarak waktu yang sangat dekat ini terbilang langka dalam siklus letusan vulkanik gunung tersebut.
4. Catatan Letusan Sejak Abad ke-17
Gunung Lewotobi Laki-Laki tercatat sudah meletus lebih dari 20 kali sejak abad ke-17. Aktivitas vulkaniknya terus dipantau secara intensif oleh PVMBG karena potensi bahayanya yang tinggi.
SKANDAL K3 MENGGURITA: Pengacara Noel Beberkan Bukti Transfer Duit Haram ke 'Ibu Menteri'!
5. Dampak Erupsi 2025
Letusan terbaru menghasilkan getaran dengan amplitudo maksimum 47,3 mm dan berlangsung selama hampir 7 menit. Awan debu dan hujan abu vulkanik menyelimuti enam kecamatan di Kabupaten Sikka, dari wilayah perbatasan Flores Timur hingga pusat kota Maumere. Warga di sekitar gunung pun mulai dievakuasi demi keselamatan.
Hingga saat ini, status aktivitas Gunung Lewotobi masih berada pada **Level 4 (Awas). Ini merupakan level tertinggi dalam skala peringatan aktivitas gunung api di Indonesia, yang berarti potensi letusan besar dapat terjadi sewaktu-waktu.***


