INFOTREN.ID - Siapa sangka, penunjukan seorang tokoh di Keraton Surakarta bisa memicu perang terbuka? Menteri Kebudayaan Fadli Zon kini berada di ujung tanduk, siap menghadapi gugatan dari pihak Pakubuwono (PB) XIV Purboyo terkait penunjukan KGPA Tedjowulan sebagai Pelaksana Pelestarian dan Pemanfaatan Keraton Surakarta. Apa yang sebenarnya terjadi?
Babak Baru Konflik Keraton: Fadli Zon Pasang Badan!
Fadli Zon dengan tegas menyatakan kesiapannya menghadapi gugatan tersebut. "Ini kita sudah siapkan, kita sudah siapkan (terkait) gugatan ini," ujarnya saat ditemui di Jakarta, Kamis (22/1/2026), seperti dilansir dari Antara via Kompas.com. Namun, hingga kini, surat gugatan dari pihak PB XIV Purboyo belum sampai ke tangannya.
Tedjowulan: Sosok Kunci di Balik Kisruh Istana?
Penunjukan KGPA Tedjowulan oleh Fadli Zon bukan tanpa alasan. Fadli berharap Tedjowulan dapat membawa transparansi dalam pengelolaan dana hibah dari pemerintah untuk Keraton Surakarta. "Maka kita berharap tentu ini bisa dilakukan secara transparan pertanggungjawabannya. Yang lalu kita tidak tahu seperti apa mekanisme-nya," imbuhnya.
Dana Hibah: Sumber Masalah atau Harapan Baru?
SKANDAL K3 MENGGURITA: Pengacara Noel Beberkan Bukti Transfer Duit Haram ke 'Ibu Menteri'!
Kementerian Kebudayaan memang tengah gencar mencanangkan program revitalisasi keraton, termasuk museum dan bangunan cagar budaya lainnya. Dana hibah yang dikucurkan pemerintah diharapkan dapat dikelola dengan baik, mencakup kebersihan, keamanan, listrik, dan lain-lain. Fadli Zon yakin KGPA Tedjowulan adalah sosok yang tepat untuk mengemban tanggung jawab ini. "Saya yakin KGPH Tedjowulan merupakan seseorang yang aktif dan bijaksana. Kami berharap ia bisa bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan untuk merevitalisasi keraton," tukasnya.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon (kedua kiri) bersama Ketua Lembaga Dewan Adat Keraton Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Koes Murtiyah Wandansari (kedua kanan) meninjau bangunan keraton saat acara Penyerahan Surat Keputusan Menteri Kebudayaan mengenai Penunjukan Pelaksana Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Keraton Kasunanan Surakarta di Solo, Jawa Tengah, Minggu 18 Januari 2026. (Antara Foto/Mohammad Ayudha)


