INFOTREN.ID - Turki mencetak langkah besar dalam peta kekuatan Timur Tengah. Presiden Recep Tayyip Erdogan berhasil memanfaatkan kesepakatan gencatan senjata Gaza yang dirancang oleh Donald Trump untuk mengangkat posisi Turki sebagai kekuatan regional utama.

Tak hanya membawa Hamas ke meja perundingan, Ankara juga menancapkan kembali pengaruhnya di jantung konflik Israel-Palestina, manuver ini mengguncang Israel dan membuat negara-negara Arab pesaing waspada.

Turki Jadi Penentu: Hamas Akhirnya Setuju di Bawah Tekanan Ankara

Melalui jalur diplomasi yang intens, Turki diyakini telah memainkan peran krusial dalam meyakinkan Hamas untuk menerima ultimatum Trump: bebaskan sandera atau hadapi kehancuran total. Hal ini diungkapkan oleh beberapa sumber regional dan pejabat Hamas.

"Kali ini waktunya telah tiba untuk menerima," ungkap sumber yang mengetahui isi mediasi Turki, dikutip Reuters (21/10/2025).

iklan sidebar-1

Trump pun secara terbuka memuji Erdogan atas peran pentingnya dalam kesepakatan Gaza tersebut.

“Kepada saya, orang ini dari sebuah tempat yang disebut Turki adalah salah satu yang paling berkuasa di dunia,” ujar Trump, merujuk pada Erdogan.

Kesepakatan ini menjadi terobosan setelah kebuntuan panjang sejak agresi Hamas ke Israel pada Oktober 2023.

Hamas akhirnya menyepakati gencatan senjata dan pembebasan sandera sebagai langkah yang diklaim tak lepas dari tekanan besar Turki.