Infotren.id - Pada Senin malam, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menerima ancaman pembunuhan melalui komentar di akun media sosialnya, yang disampaikan oleh pemilik akun "Wowo." Dalam komentar tersebut, pengancam dengan jelas menyatakan niatnya untuk membunuh pria tersebut dengan menggunakan bom bunuh diri yang lebih dahsyat daripada peristiwa bom Bali, serta ancaman lainnya, termasuk meledakkan rumah sang gubernur dan menculik anak-anaknya.
Selama lebih dari 30 menit dalam siaran langsung di kanal YouTube Dedi Mulyadi, akun tersebut terus mengungkapkan kebencian dengan mengancam akan menjadikan Jawa Barat sebagai "neraka" dan menargetkan daerah seperti Cianjur.
Ancaman ini tampaknya berakar pada ketidakpuasan terhadap kebijakan pemerintah yang diambil oleh Dedi Mulyadi, memperburuk ketegangan politik dan sosial yang ada.
Selain itu, peran media sosial yang memungkinkan anonimitas turut memperburuk penyebaran kebencian, sementara frustrasi individu yang merasa tak didengar berpotensi mendorong mereka ke tindakan ekstrem.
Dalam menghadapi ancaman ini, Dedi Mulyadi berhak melaporkannya ke pihak berwajib untuk menindaklanjuti secara hukum, guna mencegah potensi kekerasan lebih lanjut dan memastikan keselamatan.***


