INFOTREN.ID - Siapa sangka, panggung politik Sulawesi Selatan (Sulsel) kini menjadi arena pertarungan sengit antara dua partai besar! Kaesang Pangarep, dengan segala ambisinya, siap menggebrak dominasi Nasdem. Tapi, apa yang membuat gebrakan ini begitu menggemparkan? Simak selengkapnya! 

Ambisi Menggelegar PSI di Tanah Sulawesi

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menunjukkan taringnya dengan ambisi besar untuk memenangkan Pemilu 2029 di Sulawesi Selatan. Dilansir dari Kompas.com (29/1), Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, dengan tegas menyatakan, "Saya pengen PSI menjadi pemenang di Sulawesi Selatan. Enggak ada alasan. Saya minta tolong, menangkan PSI nanti di 2029," saat Rakorwil PSI Se-Sulsel dan Sulbar di Makassar, Rabu (28/1/2026).

Transfer 'Pemain Bintang': Strategi Jitu Kaesang?

Untuk mewujudkan ambisi tersebut, PSI menunjuk Muammar Gandi Rusdi, putra dari mantan Ketua DPW Nasdem Sulsel, Rusdi Masse Mappasessu, sebagai ketua DPW PSI Sulsel. Kaesang bahkan mengeklaim bahwa Rusdi Masse akan segera bergabung dengan PSI. "Anaknya sudah gabung, Bapak-nya insyaallah besok," ujarnya.

iklan sidebar-1

'Kandang Gajah' Baru di Sulawesi?

Ketua Harian PSI, Ahmad Ali, dengan percaya diri menyatakan bahwa Sulawesi akan menjadi "kandang gajah" baru bagi PSI. "Kalau kemarin Ketua Umum saya berani mengeklaim Jawa Tengah sebagai kandangnya gajah, maka hari ini saya akan mengatakan Sulawesi akan menjadi kandangnya gajah," kata Ali. Ia menambahkan bahwa pengalamannya bersama Rusdi Masse di Nasdem dulu akan menjadi modal berharga.

Nasdem 'Bedol Desa'?

Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno, menduga bahwa langkah PSI ini adalah upaya untuk menjegal suara Nasdem di Sulsel. "Secara tidak langsung sepertinya begitu (menjegal Nasdem), meski tak disebutkan secara eksplisit. Apapun judulnya, ketika Rakernas dilaksanakan di Sulsel, pesan politiknya sederhana, PSI menarget wilayah ini," ujar Adi.