INFOTREN.ID - Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie (Jojo), tengah berada dalam puncak performa terbaiknya. 

Setelah sukses merengkuh gelar juara di Korea Open 2025 (Super 500) dan disusul dengan trofi bergengsi Denmark Open 2025 (Super 750), kini semua mata tertuju pada misinya untuk mencetak hattrick gelar di ajang French Open 2025 (Super 750) yang berlangsung di Cesson-Sevigne, Prancis.

Momentum Jojo saat ini tidak hanya tentang gelar, tetapi juga tentang konsistensi mental dan teknis yang luar biasa.

Kemenangan beruntun ini menjadi sinyal positif bahwa Jojo telah menemukan kembali sentuhan emasnya, menjadikannya salah satu kekuatan paling menakutkan di sektor tunggal putra dunia.

Sejak babak perempat final Kejuaraan Dunia BWF 2025, Jojo telah mencatatkan rekor kemenangan beruntun yang mengesankan.

iklan sidebar-1

Keberhasilannya menjuarai Korea Open dan Denmark Open menunjukkan bahwa ia mampu menjaga fokus dan stamina di turnamen dengan tingkat persaingan tinggi dan jadwal yang padat (dua turnamen Super 750 digelar berdekatan). 

Kemenangan atas lawan berat seperti Shi Yu Qi di final Denmark Open membuktikan kematangan strategis dan mentalitas juaranya.

Jojo menunjukkan adaptasi yang sangat baik, bahkan ketika harus berulang kali menghadapi lawan yang sama dalam waktu singkat. Di French Open 2025, ia kembali bertemu musuh bebuyutannya, Kenta Nishimoto, di babak awal. 

Kemenangan-kemenangan sebelumnya atas pemain Jepang tersebut di China Masters, Korea Open, dan Denmark Open memberinya keuntungan psikologis yang signifikan.