INFOTREN.ID Siapa yang tak kenal dengan pemandangan tiang-tiang beton yang menjulang tinggi di sepanjang Jalan HR Rasuna Said? Ya, itulah saksi bisu proyek monorel Jakarta yang mangkrak selama belasan tahun. Namun, kini, pemandangan itu akan segera menjadi kenangan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah memulai babak baru dengan membongkar tiang-tiang monorel tersebut. Apa yang akan terjadi selanjutnya?
Mengapa Pembongkaran Tiang Monorel Telan Dana Hingga Rp 100 Miliar?
Mungkin banyak yang bertanya-tanya, mengapa pembongkaran tiang-tiang beton ini membutuhkan anggaran yang fantastis, mencapai Rp 100 miliar? Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, memberikan penjelasannya. "Anggaran pembongkaran ini jadi satu dengan penataan jalan dan trotoarnya. Totalnya semua sekitar Rp 100 miliar," ujarnya, dilansir dari Kompas.com pada 9 Januari 2026. Jadi, dana tersebut tidak hanya digunakan untuk merobohkan tiang, tetapi juga untuk mempercantik kawasan Rasuna Said secara keseluruhan.
Transformasi Rasuna Said: Lebih dari Sekadar Pembongkaran
Pembongkaran tiang monorel ini adalah langkah awal dari sebuah transformasi besar. Pemprov DKI Jakarta berencana untuk menata ulang Jalan HR Rasuna Said agar seragam dengan sisi barat jalan yang sudah lebih dulu dipercantik. Selama ini, keberadaan tiang monorel memang menghambat penataan jalan dan trotoar di sisi timur Rasuna Said.
Apa Saja yang Akan Ditata Ulang?
SKANDAL K3 MENGGURITA: Pengacara Noel Beberkan Bukti Transfer Duit Haram ke 'Ibu Menteri'!
Siti Dinarwenny, Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Dinas Bina Marga DKI Jakarta, menjelaskan secara rinci mengenai penataan yang akan dilakukan:
- Penataan ulang badan jalan
- Perbaikan dan pelebaran trotoar
- Peningkatan sarana pejalan kaki
- Penyesuaian elemen pendukung jalan agar lebih aman dan nyaman


