INFOTREN.ID - Sebuah rekomendasi politik kembali mengusik ruang publik. Di tengah dinamika demokrasi yang terus diuji, Partai Golkar melontarkan gagasan yang langsung memantik pro dan kontra.
Ini bukan sekadar usulan teknis, melainkan wacana besar yang menyentuh jantung demokrasi daerah.
Rapimnas Golkar dan Rekomendasi Strategis
Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Partai Golkar menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, salah satunya mengusulkan agar pemilihan kepala daerah dilakukan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menyampaikan bahwa rekomendasi tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kualitas demokrasi dan tata kelola pemerintahan daerah.
“Partai Golkar mengusulkan pemilihan kepala daerah melalui DPRD,” ujar Bahlil dalam keterangannya dilansir dari Antara (21/12).
SKANDAL K3 MENGGURITA: Pengacara Noel Beberkan Bukti Transfer Duit Haram ke 'Ibu Menteri'!
Menurutnya, mekanisme tersebut tetap berada dalam kerangka kedaulatan rakyat, karena DPRD merupakan lembaga perwakilan yang dipilih langsung oleh masyarakat melalui pemilu legislatif.
Alasan di Balik Usulan Pilkada DPRD
Golkar menilai bahwa pelaksanaan Pilkada langsung selama ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari tingginya biaya politik hingga potensi konflik sosial di daerah.


