INFOTREN.ID - Ibu Kota Nusantara (IKN) digadang-gadang menjadi simbol Indonesia baru, sebuah kota modern yang dibangun dengan semangat keberlanjutan dan efisiensi.
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi, menyatakan bahwa proses pemindahan ASN ke IKN akan difokuskan pada aparatur muda.
Dilansir dari laman DPR (13/11), ASN muda dinilai memiliki kesiapan tinggi untuk beradaptasi di lingkungan kerja baru dan menjadi kunci dalam membangun kultur birokrasi baru di ibu kota negara masa depan.
Janji Manis Hunian Ideal
Pemerintah menargetkan sekitar 9.500 ASN sudah menempati hunian vertikal di IKN pada tahun 2028. Hunian yang disiapkan terdiri dari 47 tower dengan kapasitas 60 unit per tower.
Dede Yusuf menambahkan, "Satu unit memiliki tiga kamar tidur, cukup ideal bagi ASN muda yang masih lajang maupun yang sudah berkeluarga kecil."
SKANDAL K3 MENGGURITA: Pengacara Noel Beberkan Bukti Transfer Duit Haram ke 'Ibu Menteri'!
Janji ini tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi ASN muda yang mendambakan hunian layak dan lingkungan kerja yang modern.
Ancaman Korupsi Mengintai
Namun, di balik gemerlapnya IKN di Kalimantan Timur (Kaltim) ini, ada ancaman laten yang perlu diwaspadai: korupsi.


