INFOTREN.ID - Di tengah derita Gaza yang tak kunjung usai, 500 aktivis dari 45 negara termasuk 23 dari Malaysia berlayar melalui Laut Mediterania dalam Global Sumud Flotilla (GSF).

Mereka membawa makanan, obat-obatan, dan harapan.

Namun harapan itu terhenti ketika kapal mereka dihadang oleh militer Israel dan dibawa ke pelabuhan Ashdod.

"InsyaAllah... para pahlawan pria dan wanita yang telah ditangkap mulai tiba di pelabuhan pendudukan Ashdod," ujar Muhammad Nadir Al-Nuri, koordinator misi Malaysia.

Diplomasi pun bergerak cepat. Atas campur tangan langsung Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, dibantu Turki, Qatar, dan AS, semua 23 warga Malaysia akhirnya dibebaskan dan dipindahkan ke Istanbul pada 4 Oktober 2025.

iklan sidebar-1

Misi Kemanusiaan di Laut Terblokade

Global Sumud Flotilla (GSF) adalah simbol solidaritas rakyat dunia terhadap penderitaan di Gaza, wilayah yang diblokade ketat Israel sejak 2007.

Blokade ini telah menyebabkan krisis kemanusiaan akut: terbatasnya akses pada makanan, air bersih, listrik, dan layanan kesehatan.

Namun, saat bantuan kemanusiaan hendak dikirim, Israel tetap berdiri sebagai penghalang.