INFOTREN.ID - Di tengah lautan toga dan senyum bahagia Wisuda ke-132 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), hadir sebuah cerita yang bukan sekadar tentang ijazah.
Ini adalah kisah cinta yang tumbuh bersama ilmu, perjuangan yang berbuah kebersamaan, serta mimpi yang bertaut antara dua hati.
Bukan satu, tetapi dua pasangan suami istri (Pasutri) berjalan berdampingan menuju podium akademik.
Ini adalah sebuah kisah inspiratif yang lahir dari perpaduan romansa cinta, doa, dan kerja keras.
Jejak Cinta di Bangku Magister
Bilqis Hanifah Inas dan Muhammad Bilal Teguh menemukan cinta justru di tengah perjalanan akademik.
Pertemuan di program magister Teknik Sistem dan Industri ITS membuka jalan menuju ikatan suci pernikahan pada Desember 2024.
Mereka belajar bersama, berjuang menaklukkan tesis, bahkan harus mengorbankan waktu demi persiapan pernikahan.
Namun, keduanya tetap berdiri tegak, saling menguatkan. Inas dengan topik ergonomi, Bilal dengan keselamatan kerja, keduanya saling mengisi, membuktikan bahwa cinta sejati adalah kekuatan yang tak mengenal batas.



