Infotren - Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyatakan pihaknya tengah mempersiapkan mutasi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah kabupaten. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi dan peningkatan pelayanan publik.
Rencana mutasi tersebut mencakup ASN yang bertugas di wilayah daratan maupun kepulauan, termasuk pulau-pulau terluar yang berada di bawah administrasi Sumenep. Hal ini menandakan komitmen pemerintah daerah dalam meratakan kualitas pelayanan hingga pelosok.
Menurut Bupati Fauzi, penataan SDM perlu dilakukan agar roda pemerintahan berjalan lebih efektif dan efisien. Ia menegaskan bahwa mutasi bukan semata-mata rotasi jabatan, tetapi strategi peningkatan kinerja birokrasi.
"Mutasi ini bukan hukuman, tetapi bentuk penyegaran dan penempatan sesuai kompetensi," ujar Fauzi dalam keterangannya. Ia menambahkan bahwa seluruh proses akan mengacu pada aturan yang berlaku secara transparan dan profesional.
Pelibatan ASN dari wilayah kepulauan menjadi sorotan karena selama ini mereka kerap menghadapi tantangan geografis dan minimnya dukungan infrastruktur. Dengan penataan yang lebih tepat, pemerintah berharap pelayanan publik di wilayah kepulauan bisa lebih optimal.
Mutasi ini juga sejalan dengan evaluasi rutin kinerja ASN yang dilakukan setiap periode tertentu. Bupati meminta seluruh pegawai tetap fokus bekerja sambil menunggu proses finalisasi struktur mutasi.
SKANDAL K3 MENGGURITA: Pengacara Noel Beberkan Bukti Transfer Duit Haram ke 'Ibu Menteri'!
Langkah Bupati Sumenep ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan karena dianggap sebagai bukti keseriusan dalam membenahi tata kelola pemerintahan. Masyarakat pun berharap kebijakan ini membawa perubahan positif, terutama dalam akses pelayanan dasar di wilayah terpencil.


