INFOTREN.ID – Raksasa ban asal Jepang, Bridgestone, secara resmi memperkenalkan teknologi ban tanpa udara siap pakai yang diberi nama AirFree. Teknologi ini merupakan hasil riset dan pengembangan selama hampir dua dekade. Meskipun prototipe pertama dibuat pada tahun 2008 dan versi generasi ketiga diperkenalkan pada 2023, ban masa depan ini belum akan tersedia untuk mobil penumpang dalam waktu dekat.
Aplikasi komersial perdana teknologi AirFree justru menyasar kendaraan otonom yang beroperasi di kota Higashiomi, Jepang. Kendaraan tersebut, yang sekilas mirip kereta golf yang diperpanjang, dirancang khusus untuk mobilitas warga lanjut usia di sekitar kota. Dengan demikian, ban ini tidak akan diuji coba dengan beban kerja yang berat, melainkan pada skenario penggunaan yang lebih ringan.
Peluncuran ini menandai momentum penting, karena untuk pertama kalinya ban AirFree masuk ke dalam layanan komersial reguler, bukan sekadar uji coba terbatas. Berbeda dengan material keras yang berpotensi mengurangi kenyamanan berkendara, ban AirFree memanfaatkan senyawa khusus yang dapat didaur ulang. Material ini dirancang cukup kuat untuk penggunaan sehari-hari, namun tetap fleksibel dalam meredam guncangan di jalan raya.
"Terobosan ini terjadi ketika tim berhenti mencoba membuat material menjadi lebih keras. Kami beralih ke resin fleksibel dan struktur yang mampu menyebarkan beban secara lebih merata ke seluruh bagian ban," ujar Masaki Ota, salah satu insinyur Bridgestone, dikutip dari Carscoops.com, Minggu (12/7/2026).
Secara konstruksi, ban ini mengandalkan jari-jari dari bahan resin termoplastik elastis yang kemudian dibalut dengan tapak karet tipis pada bagian luarnya yang bersentuhan langsung dengan aspal.
Saat dipamerkan, ban AirFree diuji coba menggunakan go-kart tanpa pengemudi dengan kecepatan terbatas hanya 12 mph atau sekitar 20 km/jam. Laporan Nikkei Asia menyebutkan bahwa teknologi ini saat ini baru cocok untuk kendaraan berkecepatan relatif rendah. Artinya, ban AirFree masih membutuhkan waktu panjang sebelum siap menggantikan ban karet konvensional pada mobil produksi massal.
Secara visual, ban tanpa udara ini tampil mencolok dengan kelir biru terang yang disebut Bridgestone sebagai "Empowering Blue". Pemilihan warna cerah ini bertujuan untuk meningkatkan visibilitas kendaraan, baik di siang hari maupun saat kondisi senja.
Hingga kini, Bridgestone belum menetapkan jadwal pasti untuk produksi massal ban AirFree di pasar ritel. Pabrikan tengah mengembangkan skema bisnis yang memadukan penjualan ban dengan layanan purnajual terintegrasi, termasuk program daur ulang.
Menariknya, potensi teknologi AirFree tidak berhenti di jalan raya. Desain struktur ban ini juga sedang dikembangkan untuk kebutuhan ban kendaraan penjelajah bulan (lunar rover), menunjukkan visi Bridgestone terhadap masa depan teknologi tanpa angin ini.