INFOTREN.ID - Sebuah peristiwa tragis menggemparkan Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara, di mana adu bacok menggunakan parang berujung pada hilangnya nyawa seorang pria berinisial LT. Insiden ini menambah daftar kelam kekerasan yang dipicu oleh pengaruh minuman keras.
Peristiwa nahas tersebut terjadi setelah korban dan pelaku, yang juga berteman, mengonsumsi minuman keras tradisional jenis kameko. Suasana yang awalnya penuh keakraban berubah menjadi ketegangan tinggi yang berujung pada perkelahian maut.
Menurut informasi yang dihimpun, kejadian berawal ketika pelaku dan seorang temannya tengah menikmati minuman keras tersebut. Keadaan mulai memanas ketika korban berinisial LT bersama temannya yang bernama PA memutuskan untuk bergabung dengan mereka.
Situasi memburuk dengan cepat setelah pertemuan tersebut. Diduga kuat, konsumsi minuman keras kameko telah memengaruhi emosi dan pengambilan keputusan para pihak yang terlibat.
Puncak dari ketegangan itu adalah terjadinya perkelahian sengit. Adu bacok menggunakan senjata tajam jenis parang tak terhindarkan, menciptakan suasana mencekam di lokasi kejadian.
Kapolsek Lawa, Ipda Jaman, membenarkan adanya insiden tersebut. Beliau menjelaskan kronologi awal yang mengarah pada perkelahian maut tersebut.
"Kejadian bermula ketika pelaku dan seorang temannya sedang menikmati minuman keras," ujar Ipda Jaman.
Kemudian, menurut Kapolsek Lawa, situasi berubah saat korban, yang juga berinisial LT, bersama temannya yang bernama PA datang bergabung. Pernyataan ini menegaskan adanya interaksi antar kelompok sebelum bentrokan terjadi.
Perkelahian yang terjadi kemudian berujung pada luka serius bagi korban. Korban LT dinyatakan meninggal dunia akibat luka bacok yang dideritanya dalam insiden tersebut.