Infotren - Tidur adalah kebutuhan vital yang sering diremehkan, padahal durasi tidur yang tidak tepat bisa meningkatkan risiko penyakit jantung. Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa tidur terlalu sedikit atau terlalu lama dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya serangan jantung.
Menurut para ahli kesehatan, waktu tidur ideal untuk orang dewasa adalah antara 6 hingga 8 jam per malam. Tidur di bawah 6 jam atau lebih dari 9 jam setiap malam terbukti dapat mengganggu fungsi kardiovaskular.
Penelitian dari American Heart Association menemukan bahwa kualitas dan durasi tidur yang buruk berkaitan langsung dengan tekanan darah tinggi, obesitas, dan peradangan kronis. Ketiga faktor ini merupakan pemicu utama serangan jantung pada usia produktif.
PT MBI Gandeng Disnakertrans Muba Seleksi Ketat 25 Petugas Keamanan Prioritas Warga Lokal
Selain durasi, konsistensi pola tidur juga sangat berpengaruh terhadap kesehatan jantung. Tidur yang tidak teratur cenderung membuat ritme sirkadian terganggu, sehingga meningkatkan risiko gangguan metabolisme.
Gaya hidup modern yang penuh tekanan sering kali menjadi penyebab utama kurang tidur. Padahal, dengan menjaga jam tidur tetap stabil setiap malam, tubuh bisa memulihkan fungsi organ vital secara optimal.
Dokter menyarankan untuk mematikan perangkat elektronik satu jam sebelum tidur agar kualitas istirahat tetap terjaga. Pencahayaan lembut dan suasana kamar yang tenang juga turut membantu memperbaiki kualitas tidur.
Peluang Emas Mahasiswi Baru UGM 2026: Beasiswa STEM Kolaborasi Internasional Telah Dibuka
Kesimpulannya, tidur selama 6-8 jam setiap malam secara konsisten sangat penting untuk menjaga kesehatan jantung. Mengabaikan kebutuhan tidur dapat membuka peluang lebih besar terhadap serangan jantung yang mematikan.