INFOTREN - Bencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera telah memicu keprihatinan mendalam dari berbagai pihak. 

Anggota DPR RI asal Aceh, Jamaluddin Idham, mendukung langkah Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem, untuk melibatkan dunia internasional dalam upaya pencarian dan penanganan korban bencana. 

Dukungan ini muncul di tengah kondisi medan bencana yang berat, dengan lumpur dan kerusakan infrastruktur yang menyulitkan proses pencarian korban.

DPR RI Dukung Pelibatan Internasional: Langkah Tepat atau Tamparan Keras?

"Dalam situasi darurat kemanusiaan, keselamatan warga Aceh harus menjadi prioritas tertinggi," kata Jamaluddin Idham, seperti dilansir dari Antara (7/12).
Namun, di balik dukungan ini, muncul pertanyaan mendasar: mengapa harus melibatkan pihak internasional? Apakah pemerintah daerah dan pusat tidak mampu menangani bencana ini sendiri?

iklan sidebar-1

Korupsi Bencana: Luka Lama yang Kembali Menganga

Indonesia memiliki sejarah kelam terkait korupsi dana bencana. Kasus-kasus korupsi dana bantuan tsunami Aceh pada tahun 2004 masih segar dalam ingatan. 

Dana yang seharusnya digunakan untuk membangun kembali kehidupan para korban justru diselewengkan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab. Apakah tragedi serupa akan terulang kembali?

Transparansi adalah Kunci: Mencegah Korupsi Merajalela