Infotren - Kisah inspiratif datang dari seorang anak penjaga warung sembako yang berhasil menembus Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan beasiswa penuh. Ia membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukan halangan untuk meraih pendidikan tinggi.
Remaja ini diterima melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) berkat nilai akademik yang gemilang dan semangat belajar luar biasa. Tak hanya diterima, ia juga mendapatkan bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang menanggung seluruh biaya kuliah dan hidup.
Ayahnya sehari-hari menjaga warung kecil di pinggir jalan untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Meski hidup sederhana, sang anak tetap tekun belajar di sela membantu orang tua di warung.
Prestasi ini mendapat banyak perhatian dari masyarakat dan media sosial yang terinspirasi oleh ketekunannya. Ucapan selamat dan dukungan pun mengalir dari berbagai kalangan, termasuk alumni UGM.
Pihak kampus menyambut hangat kehadiran mahasiswa baru tersebut dan berkomitmen mendukung pendidikan anak-anak berprestasi dari keluarga kurang mampu. Ini menjadi cermin semangat inklusivitas dan keadilan sosial di dunia pendidikan.
Kisah ini menjadi harapan bagi banyak anak muda Indonesia bahwa kesempatan kuliah bisa diraih siapa saja yang mau berusaha. Pendidikan bukan lagi milik golongan tertentu, melainkan hak semua anak bangsa.
SKANDAL K3 MENGGURITA: Pengacara Noel Beberkan Bukti Transfer Duit Haram ke 'Ibu Menteri'!
Dengan semangat dan dedikasi tinggi, anak penjaga warung ini siap memulai perjalanan barunya di kampus ternama. Ia membawa pesan kuat bahwa asal-usul tidak menentukan masa depan.


