INFOTREN.ID - Bayangkan jika korupsi tidak lagi dilakukan oleh manusia, melainkan oleh Artificial Intelligence (AI) yang super canggih. Mengerikan bukan?
China (Tiongkok-read) sudah selangkah lebih maju dengan menyiapkan aturan ketat. Bagaimana dengan Indonesia? Apakah kita sudah siap menghadapi ancaman korupsi di era digital ini?
China Bertindak: Aturan Baru untuk AI
Pemerintah China tengah menyiapkan aturan baru untuk memperketat penggunaan sistem kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang dirancang menyerupai manusia.
Langkah ini diambil sebagai respons terhadap perkembangan pesat teknologi AI yang semakin canggih dan berpotensi disalahgunakan.
"Dalam rancangan kebijakan tersebut, penyedia layanan diwajibkan memastikan teknologi yang digunakan bersifat etis, aman, dan transparan," dilansir dari Bloomberg Technoz (28/12).
SKANDAL K3 MENGGURITA: Pengacara Noel Beberkan Bukti Transfer Duit Haram ke 'Ibu Menteri'!
Aturan ini juga mengharuskan pengguna diberi tahu bahwa mereka sedang berinteraksi dengan AI, serta adanya mekanisme keamanan dan peninjauan etika yang ketat.
Alasan di Balik Tindakan Tiongkok
Tiongkok melihat AI sebagai industri strategis yang penting untuk pertumbuhan ekonomi dan daya saing global.


