Infotren.id - Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di industri nasional terus berlanjut. Kali ini, sektor alas kaki menjadi sorotan setelah dua pabrik sepatu di Tangerang melakukan PHK terhadap ribuan buruh. Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN) mengungkapkan bahwa dua perusahaan tersebut adalah PT Adis Dimension Footwear, produsen sepatu Nike, dan PT Victory Chingluh Indonesia, yang memproduksi sepatu untuk Adidas, Reebok, Nike, hingga Mizuno.
Presiden KSPN, Risadi, menyebut bahwa total karyawan yang terkena PHK dari kedua pabrik mencapai 3.500 orang. PT Adis Dimension Footwear dikabarkan merumahkan sekitar 1.500 karyawan, sementara 2.000 buruh dari PT Victory Chingluh Indonesia juga mengalami nasib serupa.
Alasan utama kedua perusahaan mengambil langkah PHK massal ini adalah menurunnya permintaan ekspor sepatu. Menurut catatan Bisnis, PT Victory Chingluh Indonesia sebelumnya juga pernah melakukan PHK besar-besaran dalam beberapa tahun terakhir akibat dampak pandemi dan lesunya pasar ekspor. Kala itu, antara 1.000 hingga 5.000 karyawan terkena dampak PHK secara bertahap.
Padahal, sebelumnya PT Victory Chingluh Indonesia merupakan salah satu produsen sepatu terbesar di Indonesia dengan lebih dari 10.000 karyawan. Perusahaan ini didirikan oleh Shu Ching Luh pada tahun 1969 dan telah menjadi pemasok utama bagi berbagai merek sepatu global.
Gelombang PHK di industri alas kaki ini menambah daftar panjang perusahaan yang mengalami kesulitan akibat melemahnya permintaan pasar. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan nasib para pekerja di sektor manufaktur, khususnya di daerah Tangerang yang dikenal sebagai salah satu pusat industri sepatu terbesar di Indonesia.***


