INFOTREN.ID - Serangkaian serangan yang diduga kuat berasal dari Amerika Serikat dilaporkan mengguncang sejumlah infrastruktur vital di wilayah Iran. Peristiwa ini terjadi pada Jumat, 17 Juli 2026, dan menimbulkan kekhawatiran terhadap kelancaran transportasi dan logistik negara tersebut.

Lokasi-lokasi krusial yang menjadi sasaran serangan ini mencakup beberapa bandara, jembatan penting, dan stasiun kereta api. Serangan ini diketahui terjadi di berbagai titik strategis di seluruh negeri.

Secara spesifik, serangan ini menyasar area di kota pelabuhan strategis Bandar Abbas. Wilayah Iran selatan yang berdekatan dengan Selat Hormuz, jalur pelayaran internasional yang sangat vital, juga turut terdampak.

"Serangan ini menyasar beberapa lokasi strategis yang krusial bagi transportasi dan logistik negara tersebut," demikian keterangan yang disampaikan.

Setidaknya tiga ledakan dilaporkan terdengar menggema di sekitar area salah satu bandara yang menjadi sasaran. Intensitas suara ledakan menunjukkan dampak yang signifikan pada fasilitas tersebut.

Salah satu proyektil yang diduga kuat berasal dari Amerika Serikat dilaporkan menghantam bandara di Iranshahr. Kota ini berlokasi di wilayah tenggara Iran, memperluas cakupan serangan ke area yang lebih luas.

"Salah satu proyektil yang diduga berasal dari Amerika Serikat menghantam bandara di Iranshahr," demikian informasi yang diperoleh.

Sebelumnya, Amerika Serikat (AS) dilaporkan kembali melancarkan serangkaian serangan yang berdampak signifikan terhadap infrastruktur vital di wilayah Iran pada Jumat (17/7/2026). Serangan ini menyasar beberapa lokasi strategis yang krusial bagi transportasi dan logistik negara tersebut.

Dikutip dari HOTNEWS.ID, serangan ini terjadi di beberapa titik, termasuk kota pelabuhan Bandar Abbas dan wilayah Iran selatan yang berdekatan dengan Selat Hormuz, jalur pelayaran internasional yang sangat penting.