Infotren.id - Selebgram dan influencer Gusti Ayu Dewanti alias Dea Ayu hadir di depan Gedung DPR/MPR RI pada Senin sore (2/9/2025). Kehadiran Dea dalam aksi damai ini bertujuan menyuarakan aspirasi rakyat, termasuk desakan pembatalan tunjangan bagi anggota dewan.

Publik figus yang dikenal sebagai model dan bintang dewasa ini menegaskan bahwa ia hadir bukan mewakili organisasi tertentu, melainkan murni sebagai warga negara yang peduli dengan kondisi masyarakat kecil.

“Yang jelas semua kasus ini karena kemanusiaan. Yang paling utama adalah keluarga jaga warga, masyarakat jaga masyarakat, manusia jaga manusia, itu yang paling penting,” kata Dea Ayu kepada wartawan di lokasi.

Dengan jutaan pengikut di media sosial, Dea Ayu memanfaatkan pengaruhnya untuk memperkuat suara rakyat. Ia menegaskan bahwa tuntutan yang disuarakan merupakan bagian dari 17+8 tuntutan rakyat yang ramai digaungkan warganet.

“Tuntutannya masih sama, 17 plus 8 tuntutan. Yang paling utama adalah batalkan tunjangan DPR, karena itu sangat melukai hati masyarakat, apalagi masyarakat kecil,” ujarnya.

iklan sidebar-1

Selain berorasi, Dea Ayu bersama timnya juga membagikan makanan kepada warga yang berada di sekitar kawasan DPR/MPR.

Isi Lengkap 17+8 Tuntutan Rakyat

Tuntutan Jangka Pendek (deadline 5 September 2025):

• Bentuk tim investigasi independen untuk kasus Affan Kurniawan, Umar Amarudin, dan korban kekerasan aparat.