Infotre.id - Warung Mbok Yem, yang terletak di Gunung Lawu, Jawa Tengah, telah menjadi salah satu legenda lokal yang tak hanya dikenal oleh pendaki gunung, tetapi juga oleh masyarakat sekitar. Warung ini didirikan oleh Mbok Yem, seorang perempuan yang kini dikenal sebagai "Legenda Gunung Lawu". 

Memulai perjuangannya sejak tahun 80-an, warung ini tak hanya berfungsi sebagai tempat berjualan, tetapi juga sebagai rumah bagi Mbok Yem.

Warung Mbok Yem berada pada ketinggian 3.000 meter di atas permukaan laut, hanya 100 meter dari puncak Gunung Lawu, menjadikannya salah satu warung paling unik dan menantang untuk dijangkau. 

Sejak pertama kali dibuka, warung ini telah menjadi tempat yang tidak hanya menyediakan makanan dan minuman bagi para pendaki, tetapi juga menjadi simbol keberanian dan ketekunan.

Keunikan dari warung Mbok Yem adalah bahwa Mbok Yem, sang pemilik, tinggal dan menjalankan warung ini secara mandiri. Ia hanya turun gunung menjelang Lebaran untuk merayakan bersama keluarga, sementara sepanjang tahun, ia mengelola warung dan tinggal di sana. 

iklan sidebar-1

Wanita asal Ponorogo itu juga dikenal karena hubungan dekatnya dengan alam dan hewan-hewan peliharaannya, termasuk seekor kucing bernama Temon yang menjadi teman setianya.

Pada suatu waktu, ketika kebakaran hutan melanda Gunung Lawu, ia bahkan menunjukkan keteguhannya. 

Meskipun saat itu usianya sudah tidak muda lagi, Mbok Yem menolak dievakuasi dan memilih untuk tetap berada di warungnya. Ia bersikeras menjaga warung dan hewan-hewan peliharaannya, terutama Temon. K

Keberaniannya terbukti, karena warungnya berhasil selamat dari kebakaran berkat usaha dan persiapan yang dilakukan, termasuk membuat penyekat api di sekitarnya.