INFOTREN, ID – Di tengah kesibukan dan hiruk-pikuk kehidupan modern, aktivitas memancing mendadak naik daun. Bukan lagi sekadar hobi para orang tua atau penghobi veteran, kini memancing menjelma jadi salah satu pilihan utama untuk refreshing di berbagai kalangan, termasuk generasi muda.

Rutinitas harian yang padat, tekanan pekerjaan, dan padatnya lalu lintas kota besar membuat banyak orang mencari cara menenangkan diri. Salah satu jawabannya adalah memancing. 

Aktivitas ini kini tak hanya digemari di kolam-kolam pemancingan, tetapi juga di sungai, danau, bahkan laut lepas. Semua tempat yang memungkinkan untuk lempar kail, jadi destinasi favorit baru.

Di media sosial, tren memancing ini ikut naik daun. Banyak unggahan yang menampilkan suasana damai saat memancing, pemandangan alam yang menyegarkan mata, hingga momen bahagia saat berhasil mendapatkan ikan. Visual yang tenang dan estetis ini jadi pemicu banyak orang untuk ikut mencoba.

Menurut beberapa penghobi, memancing bukan hanya soal mendapatkan ikan, tapi lebih pada sensasi menenangkan dan kedekatan dengan alam. Kegiatan ini juga mengajarkan kesabaran, konsentrasi, bahkan jadi momen refleksi diri.

iklan sidebar-1

“Kalau sudah mancing, stres rasanya hilang. Biar enggak dapat ikan, yang penting suasananya,” kata Dedi, seorang pemancing asal Tangerang Selatan, saat ditemui di kolam pemancingan.

Menariknya, memancing kini juga dilirik sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Beberapa tempat wisata sudah menyediakan paket healing sambil mancing menyatu dengan alam, sambil menikmati ketenangan tanpa gangguan notifikasi.

Fenomena ini ikut menggerakkan roda ekonomi mikro. Toko alat pancing, penjual umpan, hingga warung-warung di sekitar lokasi pemancingan mulai ikut merasakan dampaknya. Pengunjung ramai, omzet meningkat.

Bahkan, tak sedikit warga yang menjadikan tren ini sebagai peluang usaha. Kolam-kolam pemancingan mulai bermunculan, dengan tarif harian yang cukup terjangkau rata-rata Rp 60 ribu per orang. Ikan-ikan yang disediakan pun beragam: mulai dari Mujahir, Nila, Mas, Bawal, Gurame, hingga Patin.