INFOTREN.ID - Teuku Abdul Khalid, atau yang lebih dikenal sebagai T.A. Khalid, adalah sosok politisi asal Aceh yang namanya tengah menjadi perbincangan hangat. 

Bagaimana tidak, anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra ini berani melontarkan kritik pedas kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia terkait kondisi kelistrikan di Aceh pasca-bencana banjir dan tanah longsor.

Tindakan berani T.A. Khalid ini sontak mencuri perhatian publik. Di tengah hiruk pikuk politik nasional, keberaniannya menyuarakan fakta di lapangan dan membela kepentingan rakyat Aceh patut diacungi jempol.

Lantas, siapa sebenarnya T.A. Khalid ini? Mengapa ia begitu vokal dalam mengkritik pemerintah?

Dari Lhokseumawe ke Senayan: Perjalanan Panjang Sang Politisi

iklan sidebar-1

T.A. Khalid lahir di Meunasah pada 25 Februari 1970. Pendidikan dasarnya ditempuh di SDN Jangka Buya, kemudian melanjutkan ke SMPN Tanjongan Samalanga dan SMAN Lhokseumawe. 

Semangat belajarnya terus membara hingga ia meraih gelar S-1 Teknik Mesin dari Universitas Abulyatama (1994) dan S-2 Manajemen dari IMMI Jakarta (2004).

Karier politik T.A. Khalid dimulai di Lhokseumawe. Ia pernah menjabat sebagai Ketua DPR Kota Lhokseumawe periode 2004-2009. 


Pengalaman ini menjadi bekal berharga baginya untuk melangkah lebih jauh ke panggung politik nasional.