Infotren.id - Kebijakan Bupati Pati, Sudewo, menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen memantik gelombang penolakan besar dari masyarakat. Bahkan kini dirinya menghadap gelombang demo dari ribuan warganya.

Kenaikan yang setara dua kali lipat lebih besar dari tarif sebelumnya ini diklaim Sudewo sebagai langkah strategis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pati, yang menurutnya tertinggal dari kabupaten-kabupaten tetangga. Ia menegaskan bahwa tarif PBB Pati tidak pernah mengalami penyesuaian selama 14 tahun terakhir.

Sudewo sendiri merupakan politikus senior asal Jawa Tengah, lahir di Pati pada 11 Oktober 1968. Ia menamatkan pendidikan sarjana di Universitas Sebelas Maret Surakarta pada 1993, kemudian meraih gelar magister Teknik Pembangunan di Universitas Diponegoro Semarang. 

Karier politiknya dimulai dari Partai Demokrat, yang membawanya ke kursi DPR RI periode 2009–2013. Setelah sempat vakum, ia kembali ke Senayan pada Pemilu 2019 melalui Partai Gerindra dan menjabat sebagai Ketua Bidang Pemberdayaan Organisasi DPP Gerindra hingga kini. Pada Pilkada 2024, ia terpilih sebagai Bupati Pati bersama Wakil Bupati Risma Ardi Candra.

Kontroversi PBB-P2 mencapai puncaknya pada Selasa, 5 Agustus 2025, ketika aksi unjuk rasa di depan kantor bupati berujung ricuh. Massa yang tengah menggalang dana untuk aksi lanjutan pada 13 Agustus terlibat adu argumen dengan Plt. 

iklan sidebar-1

Sekretaris Daerah Pati, Rioso, dan Plt. Kepala Satpol PP, Sriat. Bentrokan pecah setelah Satpol PP melakukan penertiban yang disebut sebagai bagian dari persiapan kirab Hari Jadi ke-702 Kabupaten Pati.

Ia sendiri menanggapi protes tersebut dengan sikap tegas. Ia menyatakan tidak akan gentar sekalipun didemo oleh puluhan ribu orang. Di sisi lain, pemerintah daerah beralasan bahwa penyesuaian tarif pajak diperlukan untuk memperkuat keuangan daerah dan mendukung pembangunan. 

Meski begitu, gelombang penolakan dari warga menunjukkan bahwa kebijakan ini menjadi ujian besar bagi kepemimpinan Bupati Sudewo di tahun pertamanya memimpin Pati.***