DENPASAR, INFOTREN.ID— Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengamankan tiga orang dalam penggerebekan di sebuah tempat hiburan malam di Denpasar, Bali, pada Minggu (15/3/2026) dini hari. Pengungkapan ini merupakan hasil penyelidikan yang berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan peredaran narkotika di New Star Club.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso menjelaskan, tim gabungan Subdit IV Dittipidnarkoba dan Satgas NIC terlebih dahulu melakukan penyelidikan selama beberapa hari sebelum melakukan penindakan.

"Informasi dari masyarakat kemudian ditindaklanjuti melalui penyelidikan untuk memastikan kebenarannya," kata Eko dalam keterangan tertulis yang diterima Infotren Bali, Senin (16/3).

Pada Sabtu (14/3) malam, petugas yang menyamar sebagai pengunjung memesan ruang karaoke VIP di klub tersebut. Sekitar pukul 00.30 WITA, seorang petugas melakukan pemesanan 12 butir ekstasi melalui pelayan. Pesanan itu kemudian diteruskan kepada kapten ruangan bernama Muhammad Rokip.

Saat Rokip masuk ke ruang VIP 2 dan menyerahkan barang, petugas yang telah bersiaga langsung melakukan penindakan. Dari Rokip, polisi mengamankan 38 butir ekstasi merek "LV" berwarna merah muda. Sebanyak 25 butir ditemukan dalam plastik klip dan 13 butir terbungkus tisu.

Pengembangan lebih lanjut dilakukan dengan memeriksa sepeda motor milik Rokip yang terparkir di area karyawan. Di dalam jok kendaraan, petugas menemukan tambahan 600 butir ekstasi dengan berbagai merek.

Tiga Tersangka dan Peran Masing-Masing

Selain Rokip, polisi menangani dua orang lain yang diamankan di lokasi: I Gusti Bagus Adi Pramana yang bekerja sebagai pelayan, serta I Wayan Subawa yang diketahui menjabat sebagai manajer ruangan di klub malam tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal penyidik, Rokip diduga berperan sebagai pengedar yang standby di area tempat hiburan malam. Ia bertugas menyediakan dan menyerahkan narkotika kepada pembeli yang memesan.

Penyidik menyebutkan bahwa Rokip tidak termasuk dalam struktur manajemen tempat hiburan malam tersebut.