INFOTREN.ID - Sebuah insiden kebakaran besar melanda kawasan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) Aceh pada Kamis pagi, 21 Mei 2026, sekitar pukul 04.40 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan parah pada fasilitas gedung laboratorium utama di kampus tersebut.
Api yang berkobar hebat dilaporkan melahap seluruh isi dan struktur bangunan laboratorium pertanian USK. Selain fasilitas intrakampus, amukan si jago merah juga turut menghanguskan beberapa unit kendaraan yang terparkir di area sekitar lokasi kejadian.
Data terbaru menunjukkan bahwa empat unit sepeda motor dan dua unit mobil ikut menjadi korban keganasan api pada dini hari tersebut. Kejadian ini menimbulkan kerugian materiil yang signifikan bagi pihak universitas.
Menindaklanjuti laporan dari masyarakat, armada pemadam kebakaran segera diterjunkan ke lokasi untuk upaya penjinakan api. Pelaksana Harian Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Sabri, mengerahkan kekuatan penuh untuk mengatasi kobaran api.
"Pelaksana Harian Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Sabri, mengerahkan enam unit armada pemadam kebakaran dari Kota Banda Aceh serta mendapat bantuan satu unit armada tambahan dari wilayah Aceh Besar untuk menjinakkan api," demikian keterangan mengenai respons pemadam kebakaran.
Tim gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Banda Aceh dan bantuan dari Aceh Besar bekerja keras memadamkan api. Upaya intensif ini membutuhkan waktu lebih dari satu jam untuk mengendalikan situasi sepenuhnya.
Inspektur Muda Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banda Aceh, Yudi, mengonfirmasi keberhasilan pemadaman. "Jam 6 api sudah dapat dipadamkan," kata Yudi.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti dari kebakaran hebat yang melanda laboratorium tersebut masih belum dapat dipastikan secara resmi oleh pihak berwenang. Penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan untuk mengungkap akar permasalahan.
Namun, informasi yang berkembang di lingkungan kampus mengindikasikan adanya potensi keterkaitan dengan bentrokan antar kelompok mahasiswa yang sempat terjadi sebelum kebakaran melanda. Situasi ini menimbulkan spekulasi mengenai motif di balik insiden tersebut.