INFOTREN.ID - Pernahkah kamu merasa berada di titik terendah dalam hidup? Merasa semua harapan sirna dan masa depan tampak suram? Kisah Onadio Leonardo adalah bukti bahwa bahkan di saat tergelap sekalipun, selalu ada secercah harapan dan cinta yang mampu membangkitkan kita kembali.

Setelah melewati masa rehabilitasi selama tiga bulan akibat penyalahgunaan narkoba, Onadio akhirnya menghirup udara bebas pada Rabu, 28 Januari 2026. Kebebasan ini menjadi momen yang sangat dinantikan oleh Onad, sapaan akrabnya, dan keluarga tercinta.

Rindu Rumah dan Keluarga

"Ya hari ini hari terbaik sih, gitu. Karena akhirnya sudah bisa di rumah lagi. Rumah gue kangen, gue kangen kerja lagi, gue kangen menghibur lagi. Gue kangen anak-anak gue sih ya," ujar Onad dengan mata berbinar saat ditemui awak media di Jakarta Selatan dilansir dari Kompas.com (29/1).

Kerinduan untuk berkumpul kembali dengan keluarga menjadi motivasi terbesarnya selama menjalani rehabilitasi. Onad tak sabar untuk menghabiskan waktu berkualitas bersama anak-anaknya dan meminta maaf secara langsung kepada orang tuanya atas kekecewaan yang telah ia berikan.

iklan sidebar-1

Produktif di Balik Jeruji

Meskipun ruang geraknya terbatas, Onad tidak menyerah pada keadaan. Ia justru memanfaatkan waktu rehabilitasi untuk introspeksi diri dan mengembangkan potensi kreatifnya.

"Di sini saya dibebaskan untuk membuat karya. Daripada depresi, lebih baik berkarya. Gue difasilitasi banget, nulis lagu boleh, olahraga bisa, psikolog juga urus gue," ungkapnya.

Onad mengaku bahwa ia tetap produktif menciptakan karya musik terbaru selama menjalani rehabilitasi. Hal ini membuktikan bahwa semangat berkarya tidak bisa dibatasi oleh apapun, bahkan oleh jeruji sekalipun.