INFOTREN.ID - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding menegaskan bahwa Indonesia tidak memiliki kerja sama penempatan untuk ketiga negara di Asia Tenggara, yaitu Kamboja, Thailand dan Myanmar.
Dalam keterangannya, Menteri Abdul Kadir Karding meminta masyarakat Indonesia untuk berhati-hati menerima tawaran melalui media sosial jika ada tawaran kerja di Kamboja, Thailand, dan Myanmar.
Dengan jelas, Menteri P2MI mengatakan bahwa pemerintah Indonesia saat ini tidak memiliki kerja sama penempatan dengan Kamboja, Thailand dan juga Myanmar.
"Indonesia tidak memiliki kerja sama penempatan dengan Kamboja, Thailand dan Myanmar," ujar Menteri Karding dalam konferensi pers di Kementerian P2MI Jakarta kemarin, seperti dikutip Infotren dari laman ANTARA pada Jumat (18/04/2025).
Menteri P2MI meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati jika mendapat tawaran dari ketiga negara tersebut, menyusul beberapa kasus kematian pekerja migran Indonesia (PMI) yang bekerja secara nonprosedural di Kamboja.
"Jadi, jika ada tawaran pekerjaan datang dari tiga negara tersebut, mohon untuk lebih jauh berhati-hati karena ada begitu banyak kasus TPPO (tindak pidana perdagangan orang) yang terjadi," ujar Karding.
Menindaklanjuti kasus-kasus kematian pekerja migran Indonesia nonprosedural yang bekerja di Kamboja atau Myanmar.
Menteri Karding menegaskan kementeriannya untuk menaruh perhatian yang lebih serius kedepannya.
Lebih lanjut, Karding juga berharap agar warga Indonesia dapat turut membantu pemerintah dalam memberikan pemahaman dan melaporkan jika ada sanak saudara, teman atau tetangga yang mendapat tawaran kerja ke tiga negara tersebut.


