Infotren.id - Mesa Hira atau Meisya Syahirah berhasil mencuri perhatian publik lewat penampilannya yang konsisten dan penuh emosi sepanjang Indonesian Idol Season 13. Meski harus puas di posisi ketiga, kiprahnya di ajang pencarian bakat ini meninggalkan kesan mendalam bagi juri dan penonton.

Lahir di Medan, Sumatera Utara, pada 18 Mei 2006, Mesa Hira adalah sosok remaja berprestasi yang tak gentar mengejar mimpinya. Sebelum dikenal sebagai penyanyi, ia menjalani keseharian sebagai barista. Dunia kopi menjadi tempat ia mengasah ketekunan dan kedisiplinan, namun dunia musik selalu menjadi panggilan hatinya. Kecintaannya pada musik membawanya melangkah hingga babak top 3 ajang bergengsi ini.

Perjalanan Mesa Hira di Indonesian Idol tidaklah mulus. Ia sempat tampil kurang maksimal saat babak duet di tiga besar, namun kekuatan vokalnya saat tampil solo tetap menunjukkan kualitasnya. 

Sementara dua finalis lainnya, Fajar Noor dan Shabrina Leanor, berhasil mencuri hati juri dengan penampilan yang solid dan memukau, Mesa tetap mendapatkan pujian atas karakter vokalnya yang khas dan penampilannya yang tulus.

Menariknya, sebelum mengikuti Indonesian Idol, Mesa sempat mencoba mendaftar sebagai Bintara Polri demi memenuhi harapan orang tua. Meskipun tidak lolos, ia tidak menyerah dan justru menjadikan kegagalan tersebut sebagai batu loncatan untuk mengejar mimpinya di dunia tarik suara.

iklan sidebar-1

Memiliki darah campuran Indonesia dan Pakistan, pesona Mesa tak hanya terletak pada suara merdunya, tetapi juga pada penampilan dan kepribadiannya yang memikat. Tak heran jika ia memiliki banyak penggemar yang terus mendukungnya meski kompetisi telah usai.

Meskipun langkahnya telah berhenti di babab 3 besar Indonesian Idol Season 13, banyak fans dan masyarakat yang menantikan karya Mesa Hira di luar sana.***