INFOTREN.ID - Sebuah penantian panjang untuk meraih gelar bergengsi kini menjadi sorotan utama dalam analisis terkini mengenai kondisi klub-klub Liga Primer Inggris. Beberapa tim tercatat memiliki periode tanpa kemenangan trofi yang signifikan lebih lama dibandingkan rival mereka.

Secara spesifik, analisis ini membandingkan masa paceklik gelar antara Manchester United dengan rival sekota mereka, Manchester City, menunjukkan perbedaan panjangnya periode tanpa meraih kejayaan.

Metodologi perhitungan yang digunakan dalam analisis ini sangat ketat, hanya mencakup perolehan trofi utama dan secara tegas mengabaikan gelar dari liga kasta kedua atau divisi di bawahnya.

Hal ini berarti bahwa promosi dari divisi bawah, meskipun merupakan capaian penting bagi klub, tidak dimasukkan dalam perhitungan kekeringan gelar yang sesungguhnya.

Sebagai ilustrasi, Fulham menjadi salah satu klub yang memiliki catatan koleksi trofi utama yang minim sepanjang sejarah mereka yang hampir mencapai satu setengah abad.

Klub yang berbasis di Craven Cottage tersebut pernah meraih gelar Divisi Satu pada tahun 2001 dan Piala Intertoto pada tahun 2002, namun kekalahan di final besar tetap membekas dalam sejarah mereka.

Klub London Barat ini tercatat pernah mengalami dua kali kekalahan pahit di final kompetisi besar, yaitu Piala FA tahun 1975 melawan West Ham dan final Liga Europa tahun 2010 dari Atletico Madrid.

Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, periode penantian gelar ini menjadi indikator penting mengenai siklus kejayaan sebuah klub dalam peta persaingan sepak bola Inggris modern.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Jakartahype. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.