Infotren Sumut, Simalungun - Warga Tanjung Saribu, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, meminta kepada Bupati Simalungun, H. Ahmad Anton Saragih agar segera mencopot Panghulu Tanjung Saribu J. Sijabat karena terbukti selingkuh dengan istri orang, Minggu (06/07/25].
Menurut warga Panghulu yang semestinya menjadi contoh dan panutan kepada warganya malah mencerminkan prilaku yang justru merusak moral seorang pemimpin di Desa.
Kepada wartawan saat di wawancarai salah seorang warga yang tidak disebutkan namanya mengatakan rasa kecewanya terhadap moral Panghulu mereka yang sudah terang-terang kedapatan selingkuh.
"Memalukan Panghulu yang semestinya jadi panutan kini malah terjerat dalam skandal yang mencoreng nama baik desa," ucap warga.
Secara terpisah Kutua Kordinator Masyarakat Perwakilan Lombok Malau (MAUJANA) Jane Sipayung, juga berkomentar atas perbuatan Panghulu yang di duga selingkuh dengan istri warga tersebut.
"Pangulu tidak hanya merugikan moralitas desa, tetapi juga menciptakan ketidakpercayaan di kalangan masyarakat. Kami tidak bisa menerima pemimpin yang menyalahi etika dan moral kami mendukung masyarakat dalam menuntut kejelasan dan tindakan tegas dari pemerintah Simalungun," kata Ketua Maujana.
Ia menambahkan bahwa sudah seharusnya pemimpin menjadi contoh yang baik dan tidak mencoreng nama baik desa yang dipimpinnya.
"Masyarakat mendengarnya dan merasa ini adalah sebuah aib, bagaimana mungkin mereka bisa menghormati pemimpinnya tetapi pemimpinnya tidak punya moral," ucap Jane Sipayung.
Kemudian secara terpisah Anggota DPRD Kabupaten Simalungum Perikson Girang saat di konfirmasi awak media ini mengaku bahwa kedua belah pihak telah mencapai kesepakatan damai.


