INFOTREN.ID - Baru-baru ini, Ustadz Yusuf Mansur kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah beredarnya potongan video siaran langsung yang menampilkan dirinya sedang menawarkan doa khusus bagi donatur dengan nominal tertentu, yang kemudian diinterpretasikan oleh sebagian warganet sebagai praktik kirim doa" atau doa berbayar. 

Menanggapi kontroversi ini, Ustadz Yusuf Mansur pun memberikan klarifikasi. Dalam klarifikasinya, Ustadz Yusuf Mansur menegaskan bahwa video yang viral tersebut adalah rekaman lama, yang diperkirakan berasal dari tahun 2014 hingga 2016. 

Yusuf Mansur menjelaskan, konteks pengambilan video tersebut adalah saat dirinya sedang melakukan uji coba fitur transfer antar pengguna di sebuah aplikasi pembayaran yang terkait dengannya.

"Itu video lama dan saya kan memang suka bercanda," kata Ustadz Yusuf Mansur. 

Yusuf Mansur menambahkan bahwa saat itu ia sedang mendorong orang-orang untuk mencoba fitur transfer, bahkan dengan nominal kecil seperti Rp 1, dan menyelipkan candaan soal doa.

iklan sidebar-1

Mengenai pernyataannya yang menyebut nominal uang seperti "Rp 10 juta saya Fatihah-in khusus," Ustadz Yusuf Mansur menyatakan bahwa hal tersebut murni candaan dan bukan ajakan serius untuk menjual doa. Ia mengaku memang kerap melontarkan candaan yang "serius" dalam berbagai kesempatan.

"Saya bilang, 'Ayo jajal sedekah deh, nanti kita doain.' Masa iya doa dijual? Enggak lah. Itu konteksnya bercanda, bukan jualan doa," ujarnya.

Ia juga menyebut narasi yang beredar di media sosial banyak dipotong-potong sehingga tidak menampilkan konteks secara utuh.

Lebih lanjut, Ustadz Yusuf Mansur menegaskan bahwa dirinya selama ini tidak pernah meminta uang untuk setiap ajakan atau permohonan doa yang ia panjatkan.