INFOTREN.IDPerjalanan Wanda Hamidah ke Gaza, Palestina bersama rombongan Global Sumud Flotilla (GSF) di atas kapal Kaiser dimulai pada 16 September 2025 dari Tunisia. Namun, tantangan langsung menghadang ketika kapal mereka sempat terdampar di Port De Peche, Kellibia karena masalah teknis.

"Kami terdampar di Kelibia, Tunisia. Ada sedikit masalah di kapal kami, yang sudah diperbaiki. Kami akan berlayar lagi besok, insya Allah," tulis Wanda Hamidah dalam unggahan di akun Instahgramnya, @wandahamidahbsa, Minggu, 21 September 2025.

Namun usai diperbaiki, saat memasuki perairan Italia cuaca buruk disertai angin kencang dan ombak besar menerjang. Rombongan pun terpaksa berhenti di Porto Portopalo Di Capo Passero, Sisilia, Italia. Mereka kemungkinan akan berhenti sejenak di Italia untuk pengisian bahan bakar.

Puncak dari cobaan di laut terjadi tak lama setelah mereka meninggalkan Italia. Kapal Kaiser yang ditumpangi Wanda mengalami kebocoran, memaksa mereka harus putar balik ke pelabuhan. “Ada air yang masuk ke kapal kami, Kaiseer, kami berlayar kembali ke Partopalo, Sisilia. Semoga bisa diperbaiki, bismillah," terangnya.

Meski terdampar di Italia untuk memperbaiki kapal, Wanda menunjukkan keteguhan hatinya. Ia menyerahkan segalanya kepada Tuhan. Namun niatnya untuk mencapai Gaza tak sedikit pun surut atau berkurang

iklan sidebar-1

Uniknya lagi, Wanda juga harus merayakan ulang tahun ke-48 di Italia. Ia mengaku pergi ke Sisilia termasuk destinasi wisata yang ingin dikujunginya suatu hari, dan ternyata bisa terwujud dengan cara yang tak terbayangkan sebelumnya.

Wanda Hamidah yang sedang berlayar ke Gaza tidak menyangka harus merayakan ulang tahun ke-48 di Italia. foto: Instagram @wandahamidahbsa

“Aku memang selalu ingin pergi ke Sisilia, tapi tak pernah terpikir bahwa aku akan merayakan ulang tahunku di sini. Allah bekerja dengan cara yang misterius, tulisnya dalam unggahannya, Senin (22/9/2025).

Wanda juga bersyukur masih punya kesempatan berlayar ke Gaza untuk memberikan bantuan pada warga Palestina yang masih terus diserang tentara zionis Israel.