Infotren Sumut, Medan - Menjelang  Musyawarah Daerah  Komite Nasional Pemuda Indonesia Musda XV KNPI Sumatera Utara Tahun   2025, Ketua Pimpinan Wilayah Ikatan Pemuda Tarbiyah Islamiyah (PW IPTI) Sumut, Buya Drs Khairul Muslim menyampaikan keyakinannya bahwa Aldi Syahputra Siregar adalah figur tepat yang mampu membawa perubahan  dan kemajuan bagi kepemudaan di Sumut.

Dalam keterangannya kepada wartawan di KA KUFI, Jalan HM Yamin Medan, Kamis (17/04), Khairul Muslim didampingi Wakil Ketua PW IPTI Sumut Ayub Kesuma Siregar  dan Wakil Sekretaris Aswani Hafit menyatakan bahwa IPTI Sumut telah menjadi konstituen KNPI sejak tahun 80-an dan selalu memegang teguh komitmen terhadap kepemimpinan yang berintegritas,  kapabel, loyal dan  berkualitas.

“Kami tidak sembarangan dalam mendukung calon Ketua KNPI. Sejak era Syamsul Arifin, Ardjoni Munir, Bahdin Nur Tanjung ,Firdaus Nasution,  Rolel Harahap hingga Yasir Ridho , kami selalu berada pada barisan pemenang. Itu artinya, pilihan IPTI selalu melalui pertimbangan yang matang,” ujar Buya Khairul.

Menurut Buya Khairul, dalam sejarah  KNPI seringkali terjadi dinamika sebagi cerminan pemuda itu dinamis. Karenanya, perlu terus dilakukan komunikasi yang intens dikalangan OKP sebagai konstituen  dan KNPI di daerah serab sinergi dan kolaborasi dalam menjalankan program kepemudaan di Sumut.

"Dengan komunikasi yang baik, akan tercipta sinergi dan  kolaborasi yang mampu memajukan pemuda Sumut," sebut  Buya.

iklan sidebar-1

Saat ini, lanjut Khairul, sosok Aldi Syahputra Siregar menjadi satu-satunya figur  kandidat yang muncul ke permukaan. Ia melihat Aldi sebagai sosok milenial (GenZ)  yang mampu adaptif dalam pergaulan pemuda dan  memiliki solidaritas kuat, pengalaman organisasi dari Pemuda Pancasila dan menjadi aktivis mahasiswa di USU  sebagai presiden BEM.

“Aldi punya kemampuan membangun komunikasi antar sesama pemuda. Karena berasal dari generasi milenial, ia tahu pendekatan seperti apa yang dibutuhkan saat ini  untuk membangun persatuan pemuda dan kemajuan pemuda,” katanya.

Buya Khairul juga menyampaikan bahwa dirinya telah berdiskusi langsung dengan Aldi dan memberikan berbagai masukan berdasarkan pengalamannya sebagai pengurus harian KNPI selama tiga periode.

“Saya tidak ingin melakukan doktrinasi  tetapi memberi ruang kepada Aldi untuk berkembang secara mandiri. Komitmennya terhadap kemandirian pemuda sangat kuat,” tegasnya.