Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan langkah tegas dengan menggeledah kediaman Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pati. Tindakan penggeledahan ini berkaitan erat dengan pengembangan kasus dugaan tindak pidana korupsi yang menyeret nama Sudewo. Aparat penegak hukum berupaya mencari bukti-bukti tambahan guna memperjelas konstruksi perkara yang tengah ditangani.
Target utama dalam operasi lapangan kali ini adalah kediaman pribadi Riyoso yang menjabat sebagai pucuk pimpinan di DPU Pati. Sosoknya dianggap memiliki informasi penting terkait aliran dana atau kebijakan yang menjadi objek penyelidikan lembaga antirasuah tersebut. Kehadiran tim penyidik di lokasi menarik perhatian publik dan menandai babak baru dalam penuntasan skandal ini.
Riyoso dipandang sebagai figur yang sangat krusial dalam struktur pemerintahan di bawah kepemimpinan Sudewo. Sejak tahun 2025, ia memegang posisi strategis yang memungkinkannya terlibat dalam berbagai proyek pembangunan daerah. Peran sentral yang dimilikinya membuat penyidik perlu mendalami setiap jejak administratif maupun finansial yang ada.
Berdasarkan data yang dihimpun, kedekatan fungsional antara Riyoso dan Sudewo telah terjalin cukup lama dalam birokrasi. Jabatan strategis di DPU Pati menjadikannya salah satu orang kepercayaan yang mengelola anggaran infrastruktur berskala besar. Oleh karena itu, KPK mendalami potensi penyalahgunaan wewenang yang mungkin terjadi selama periode jabatan tersebut.
Langkah penggeledahan ini diprediksi akan mengungkap jaringan yang lebih luas dalam kasus korupsi yang melibatkan Sudewo. Publik menanti transparansi dari pihak KPK mengenai barang bukti apa saja yang berhasil diamankan dari rumah Riyoso. Dampak dari penggeledahan ini juga berpengaruh pada stabilitas internal di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati.
Hingga saat ini, proses hukum masih terus bergulir dengan agenda pemeriksaan sejumlah saksi dan pengumpulan dokumen. KPK berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini tanpa pandang bulu demi penegakan hukum yang berkeadilan. Penggeledahan di kediaman pejabat daerah menjadi sinyal kuat bahwa penyelidikan telah memasuki tahap yang sangat serius.
Masyarakat diharapkan tetap tenang sembari menunggu pernyataan resmi lebih lanjut dari juru bicara lembaga antirasuah. Penuntasan kasus korupsi Sudewo ini diharapkan dapat menjadi momentum perbaikan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Pati. Fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh proses hukum berjalan sesuai prosedur yang berlaku di Indonesia.
Sumber: Mediaindonesia

