INFOTREN.ID - Kehidupan aktris muda Jennifer Coppen baru-baru ini menjadi sorotan publik setelah ia secara terbuka mengungkapkan permasalahan serius dengan mantan pengasuh putrinya, Kamari Sky Wassink, yang bernama Nia Carpenter.
Permasalahan ini bukan hanya sebatas urusan pekerjaan, tetapi juga menyentuh aspek kelalaian dalam pengasuhan dan bahkan masalah finansial yang merugikan Jennifer.
Jennifer Coppen menegaskan bahwa mantan pengasuhnya dipecat, bukan mengundurkan diri. Keputusan ini diambil karena menumpuknya perilaku tidak profesional yang dianggap mengancam kesejahteraan Kamari.
Jennifer menyebut bahwa Nia kerap terlalu sibuk bermain handphone saat jam kerja, yang menyebabkan Kamari terabaikan.
Kelalaian ini mencakup hal-hal mendasar seperti mengganti popok tanpa membersihkan anak (tidak diceboki), kurangnya perhatian pada kebersihan gigi Kamari, dan membiarkan Kamari menggunakan baju yang sama berulang kali, padahal Jennifer mengaku sering membelikan baju baru.
Nia dituding melanggar etika dan privasi dengan merekam diam-diam Jennifer dan teman-temannya. Selain itu, Nia juga terus-menerus mengunggah konten Kamari di media sosial, termasuk saat Kamari tidak mengenakan busana, padahal hal tersebut sudah dilarang oleh Jennifer.
Setelah dipecat, Nia diduga menggiring opini publik seolah dirinya dizalimi atau tidak kuat bekerja sejak Jennifer berhubungan dengan Justin Hubner.
Bahkan, Jennifer mengaku sakit hati setelah mengetahui Nia menyukai komentar-komentar kebencian (hate speech) yang ditujukan kepadanya di media sosial.
Permasalahan semakin meluas ketika urusan pribadi Nia turut menyeret nama Jennifer Coppen. Jennifer mengungkapkan bahwa ia kini dihantui oleh debt collector akibat utang pribadi yang ditinggalkan oleh mantan pengasuhnya tersebut.


